Fakta Unik Tentang Masjid Nabawi

0
Posted in Travel By AmyFlora

Sejarah – Masjid Nabawi adalah masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat dan kaum muslimin di tengah kota Madinah. Pembangunannya dimulai pada bulan Rabi’ul Awal Tahun 1 Hijriyah (September 662 M) segera setelah beliau hijrah dari Mekah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun di atas tanah milik anak yatim Sahal dan Suhail yang dibeli dengan harga 10 dinar, dan ditambah tanah wakaf As’ad bin Zurarah serta tanah bekas makam kaum muslimin yang rusak. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Rasulullah SAW dan selanjutnya oleh para sahabat, yang dimulai dari Abu Bakar Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Pada awalnya masjid hanya seluas 1.050 m2, tiang-tiang dan atapnya dibuat dari batang kurma sedangkan penerangannya dari pelepah kurma yang dibakar.

Mengalami Perluasan

Fakta Unik Tentang Masjid Nabawi

Fakta Unik Tentang Masjid Nabawi

Seiring dengan perkembangan jaman, dari waktu ke waktu Masjid Nabawi selalu mengalami perkembangan. Pada bulan Shafar 1405 H atau Nopember 1984 M, Raja Fahd meletakkan batu pertama proyek perluasan Masjid Nabawi yang paling signifikan dan termegah sepanjang sejarah. Setelah tertunda selama satu tahun, tepatnya pada bulan Muharam 1406 H atau Oktober 1985 M, proyek besar ini dimulai dengan penggusuran semua bangunan yang ada di sekitar masjid. Penggusuran pertama meliputi sekitar 100.000 m2 berupa bangunan hotel-hotel bertingkat, pasar dan komplek pertokoan. Kemudian di atas tanah tersebut dibangun masjid baru seluas 82.000 m2 yang mengitari dan menyatu dengan masjid yang sudah ada. Dengan tambahan bangunan baru ini, luas lantai dasar Masjid Nabawi sekitar 98.000 m2 yang dapat menampung 167.000 jemaah. Sedangkan lantai atas dapat digunakan untuk sholat seluas 67.000 m2 yang dapat menampung 90.000 jemaah. Apabila halaman masjid dipenuhi jamaah sholat, maka Masjid Nabawi dan halamannya dapat menampung 650.000 jemaah pada musim biasa (low season) dan lebih dari 1.000.000 jemaah pada musim haji atau bulan ramadhan (high season). Pada saat ini halaman Masjid Nabawi sebanding dengan kota Madinah ketika kehadiran pertama Rasulullah SAW. Ikuti Program Umroh Murah Plus Eropa.

Jika kita melihat tempat yang indah, maka sering mengatakan itulah”Surga Dunia”. Namun tahukan anda bahwa hanya ada satu tempat di muka bumi ini yang layak di sebut sebagai Surga Dunia.  Itulah Raudhah. Sebuah tempat di Masjid Nabawi di Madinah yang ditutupi oleh karpet warna hijau. Tempat itu terdapat di antara rumah Nabi Muhammad dan mimbar Nabawi.

Di sanalah jutaan manusia menumpahkan air mata. Berpasrah diri. Memohon ampun dan bermunajat kepada Allah SWT Yang Maha Kuasa. Sebab, doa di `taman dari taman Surga` ini konon mustajab.

Tidak hanya Raudhah. Masjid Nabawi juga masih menyimpan sejumlah fakta unik. Beberapa bagian terdapat ornamen-ornamen penuh makna. Namun sulit untuk di pecahkan. Berikut sembilan fakta unik Masjid Nabawi:

Listrik Pertama di Semenanjung Arab

Fakta Unik Tentang Masjid Nabawi

Fakta Unik Tentang Masjid Nabawi

Saat Ottoman memperkenal kan listrik di Semenanjung Arab, tempat pertama yang mendapat penerangan elektrik adalah Masjid Nabawi. Bahkan, instalasi listrik di masjid ini di pasang beberapa tahun sebelum istana penguasa Ottoman di Istanbul, Turki, memasang listrik.

Seluas dari Kota Tua

Luas Masjid Nabawi saat ini memiliki luas 100 kali dari bangunan awal. Itu arti nya Masjid Nabawi saat ini mencakup hampir seluruh area kota tua di Madinah.
Hal ini terbukti dari pemakaman Jannat Al-Baqi yang berada di pinggiran kota pada masa Nabi Muhammad. Namun tempat itu sekarang berbatasan dengan masjid.

Makam Kosong di Kamar Nabi

Ini sudah menjadi legenda dalam waktu yang lama bahwa ada `kuburan kosong` di sebelah makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar, dan Umar bin Khattab.
Adanya `kuburan kosong` ini telah di konfirmasi kepada orang-orang yang pernah masuk untuk mengganti penutup pada tahun 1970-an. Mereka mencatat ada nya ruang yang kosong.
Namun tidak bisa di pastikan apakah `makam kosong` itu untuk Nabi Isa yang akan turun ke bumi pada akhir zaman nanti –sebagaimana banyak di yakini–atau bukan. Ini masih menjadi perdebatan.

Terjadi Kebakaran

Sebagian besar bagian masjid tua, termasuk mimbar asli dari Nabi Muhammad, hancur dalam kebakaran yang melanda beberapa abad setelah Nabi wafat. Kebakaran itu sangat dahsyat, sehingga menyapu atap. Dengan bagian dinding ruangan Nabi pun runtuh, sehingga tempat peristirahatan Nabi itu terlihat untuk pertama kalinya dalam 600 tahun.

Sebelumnya Tanpa Kubah

Dalam rentang waktu 650 tahun, Masjid Nabawi tak memiliki kubah. Namun, pada tahun 1279, saat Dinasti Mamluk berkuasa, sebuah kubah di bangun. Kubah hijau yang sekarang kita lihat adalah kubah luar yang berada di atas makam Nabi.
Ada satu kubah lagi yang berada di dalam. Ukurannya lebih kecil yang tertera nama Nabi, Abu Bakar, dan Umar.

Kubah Ungu

Kubah Masjid Nabawi telah berubah-ubah warna. Dan renovasi telah dilakukan berulang-ulang sehingga mengubah bentuk dan warnanya. Terakhir dilakukan 150 tahun silam hingga kubah itu berwujud seeprti yang terlihat sekarang.
Sebelumnya, kubah ini pernah dicat warna putih. Namun, dalam jangka yang paling lama, kubah ini pernah dicat warna ungu, warna kesukaan orang-orang Arab dan Hijaz.

Tiga Mihrab

Kebanyakan masjid hanya punya satu mihrab atau tempat salat bagi imam. Namun Masjid Nabawi punya tiga mihrab. Mihrab terbaru adalah yang digunakan saat ini untuk imam memimpin salat.
Mihrab berikutnya disebut Suleymaniye atau Mihrab Ahnaf. Mihrab ini dibuat atas perintah Sultan Suleyman untuk Imam Hanafi memimpin salat.
Berikutnya adalah Mihrab Nabi. Mihrab ini dipakai Imam Maliki memimpin salat. Mihrab Nabi meliputi daerah di mana Nabi biasa memimpin salat.

Ruang Fatimah

Tersimpan barang-barang milik Nabi Muhammad. Barang-barang itu disimpan di ruangan Fatimah, namun kemudian digabung ke ruangan Nabi setelah proyek perluasan masjid.
Ketika Madinah dikepung selama Perang Dunia I, komandan Ottoman memiliki banyak artefak yang tak ternilai harganya. Artefak-artefak itu kemudian dievakuasi ke Istanbul dengan cara disembunyikan di dalam pakaian wanita dan anak-anak.
Benda-benda itu sekarang dapat dilihat di Istana Topkapi. Namun, beberapa item diduga masih tetap berada di ruangan itu, tetapi tidak terdokumentasi

Penuh Tanda Rahasia

Masjid Nabawi dihiasi dengan begitu banyak tanda-tanda halus dan rahasia. Masing-masing pilar, masing-masing kubah, setiap jendela, memiliki cerita dan menunjukkan lokasi peristiwa yang membawa makna sejarah dan spiritual.
Orang-orang yang membangun Masjid Nabawi menyadari bahwa tidak mungkin memasang tanda di mana-mana karena akan mengalihkan perhatian jamaah yang salat. Oleh sebab itu, mereka memasang tanda-tanda itu dengan cerdik, melalui perubahan kecil dalam desain objek sekitarnya.

Atap Terdiri Dari Daun Kurma dan Tiang Memakai Batang Kurma

Selain dinding terbuat dari batu bata, keindahan lainnya di Masjid Nabawi adalah tiang penopang yang terbuat dari batang kurma dan atapnya terbuat dari kurma. Pada kurun waktu sembilan tahun pertama Masjid tersebut tidak ada penerangan lampu di malam hari hanya dengan membakar jerami pada saat Isya untuk penerangan.

Tembok Masjid Terbuat dari Batu Bata dan Tanah

Keindahan Masjid Nabawi bisa terlihat dari tekstur dindingnya dimana menggunakan batu bata dan tanah. Pada zaman dahulu tanah dan batu bata menjadi bahan utama dalam membangun sebuah Masjid dan rumah, jadi tidak heran jika batu bata dan tanah digunakan dalam membuat Masjid Nabawi.

Memiliki Luas 8,2 HA

Meski bangunan Masjid tidak terlalu besar tetapi dari luas lahan sangat besar yakni 8,2 HA yang mana bisa menampung jamaah sebanyak 800.000. Kini bangunan dari Masjid Nabawi terlihat lebih modern dengan tiang kokoh dan terlihat antik.

Keindahan Masjid Nabawi bisa Anda saksikan secara langsung dengan berkunjung ke Arab Saudi. Dari arsitekturnya memang terlihat indah dan memiliki luas lebih dari 8,2 HA sehingga mampu menampung banyak orang. Jika Anda merasa penasaran dengan keindahan dari Masjid di Kota Medinah tersebut segera kunjungi saat musim liburan tiba. Dan banyak sekali jemaah umroh setiap hari yang yang datang ke masjid ini karena menjadii salah satu rangkaian ibadah umroh.

 

You might also likeclose