Jasa Detektif Swasta Di Indonesia

0
Posted in Uncategorized By AmyFlora

Jasa Detektif Swasta Di IndonesiaPada dasarnya, tidak ada ketentuan khusus mengenai kasus yang mengatur tentang  privat investor atau biasa disebut dengan jasa detektif swasta. Untuk itu perlu juga dilihat satu persatu mengenai kegiatan yang bisa dilakukan oleh detektif swasta dalam menjalankan proesinya. Apakah tersebut dapat melanggar ketentuang hukum yang berlaku di Indonesia atau tidak. Detektif swasta bekerja untuk mencari informasi tentang seseorang ataupun sesuatu hal yang dicurigai, dan juga bisa hal – hal yang membutuhkan pembuktian. Di Indonesia ini sampai saat ini juga belum ada undang – undang khusus mengenai masalah detektif swasta ini. Oleh karen itu, untuk melihat mengenai sah atau tidaknya pekerjaan detektif tersebut, harus dilihat mengenai lingkupan pekerjaannya, apakah hal tersebut melanggar undang – undang ataupu tidak.
jasa detektif swasta di yogyakarta
Untuk mengetahui mengenai apa saja aktifitas yang dilakukan oleh PI atau jasa detektif swasta, dapat juga dilihat dari penelusuran yang biasanya diminta oleh kliennya. Sebagai seorang PI yang memberikan jasa terkait mengenai masalah dalah hal perkawinan ataupun rumahtangga , biasanya dimintai bukti mengenai foto, rekaman suara, rekaman video, yang nantinya diberikan dalam bentuk sotcopy ataupun hardcopy. Biasanya untuk PI yang menangani permasalah mengenai perceraian, biasanya bukti  bukti tersebut dapat digunakan untuk gugatan cerai.

Terlihat dari kasus – kasus ini hasil investigasi yang diinginkan oleh kliennya berupa video, rekaman suara, ataupun rekaman video. Hal ini diasumsikan ada beberapa cara yang nantinya dapat digunakan untuk mendapatkan bukti – bukti tersebut, yaitu diantaranya bukti rekaman video. Dimana bukti rekaman video ini dari pihak jasa detektif swasta ini merekam secara diam – diam, dan nantinya akan dilihat, apakah hasil dari rekaman video ini dapat melanggar hukum atau tidak. Langkah selanjutnya adalah memotret target dengan cara diam – diam. Mengenai memotret yang dijadikan target operasi, pada dasarnya ada ketentuan mengenai perundang – undangan yang dapat melarang seseorang untuk memotret oranglain. Yang diatur adalah orang yang menggunakan poter oranglain guna untuk kepentingan reklame ataupun periklanan secara komersial.