Kekuatan Zikir Dan Doa Sebagai Tolak Bala’

0
Posted in Islam By AmyFlora

Allah dan RasulNya telah mengajarkan kepada kita bahwa jalan untuk mendapatkan kekuatan maha dahsyat adalah doa. Ya, berdoa; menghadapkan hati dan jiwa sepenuhnya kepada-Nya, menyebut nama dan sifat-Nya yang sempurna nan agung, menyatakan kelemahan kita dan melantunkan segala permohonan kita kepada-Nya. Allah dan Rasul-Nya mengajarkan bahwa doa dan zikir kepada-Nya adalah bagian yang asasi dalam kehidupan . Doa dan zikir tidak boleh terpisahkan dari kehidupan dan kematian manusia. Doa dan zikir tidak boleh menjauh dari manusia yang senantiasa menjalani ujian dari Rabbnya.

Kekuatan Doa

Doa adalah jalan cepat, mudah dan murah bagi manusia untuk menggapai keinginan dan menjauhi marabahaya. Doa adalah senjata orang yang lemah, papa dan terzalimin. Ia membuat orang yang lemah menjadi kuat, orang miskin menjadi kaya, orang yang bodoh menjadi pandai, orang yang hina menjadi mulia, orang yang terancam menjadi selamat, orang yang terzhalimi menjadi terlindungi, orang yang berdoa mendapat ampunan, orang yang mempunyai cita-cita menjadi terkabulkan. Doa adalah senjata paling ampuh dalam menjalani ujian Allah. Allah berfirman,

Katakanlah : “Terangkanlah kepadaku jika siksaan Allah kepada kalian, atau datang kepada kalian hari kiamat, apakah kalian akan menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar!” (Tidak), tetapi hanya Dialah yang kalian seru. Maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kalian berdoa kepadanya, jika Dia menghendaki, dan kalian tinggalkan sembahan-sembahan yang kalian sekutukan (dengan Allah ). Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.

Al An’am ayat 40-42

Marilah kita meerenungkan firman Allah diatas secara lebih mendalam. Ayat diatas menjelaskan bahwa Allah menimpakan berbagai ujian kepayahan, kemelaratan, penyakit kesengsaraan dan adzab duniawi atas diri umat manusia, sejak masa para umat terdahulu hingga masa kaum musyrikin di era Nabi Muhammad, bahkan hingga kini dan masa-masa yang akan datang. Dibalik berbagai ujian dan musibah duniawi tersebut terkandung hikmah yang agung agar kaum yang musyrik dan fasik tersebut kembali ke jalan Allah. Ujian dari Allah membawa tujuan mulia agar mereka meninggalkan segala kesyirikan, kekufuran dan kefasikan mereka. Agar mereka bisa keluar dari berbagai musibah dan ujian duniawi tersebut, mereka harus kembali ke jalan Allah, memohon ampunan Nya dan berdoa dengan hati yang merendahkan diri kepada Nya.

Pada saat berbagai musibah duniawi tersebut menimpa mereka secara naluri kaum musyrik menyadari bahwa sesembahan-sesembahan selain Allah yang mereka agung-agungkan tersebut pada dasarnya tidak mampu memenuhi segala permintaan mereka dan menghindarkan diri mereka dari segala marabahaya. jangakan menyelamatkan orang-orang yang menyembahnya, menyelamatkan dirinya sendiri pun sesembahan tersebut tidak bisa.

Demikian juga di akhir zaman sekarang. Doa dan Zikir akhir zaman sangatlah penting untuk selalu diamalkan untuk pertahanan diri.