Lebih rinci, kalau ingin berwisata ke Bali berikut yaitu tips merencanakan itenerary (rencana perjalanan) anda

0
Posted in Travel By AmyFlora

Lebih rinci, kalau ingin berwisata ke Bali berikut yaitu tips merencanakan itenerary (rencana perjalanan) anda

 

1. Kapan Seharusnya Berkunjung ke Pulau Dewata?

 

Di Pulau Dewata, pastinya kalian mengenal yang namanya musim tidak padat kunjungan (low season) dan juga musim padat kunjungan (high season). Pertimbangkan matang-matang, sebaiknya anda berkunjung pada saat low season atau ketika high season. Meskipun kedatangan wisatawan domestik maupun manca negara ke Bali sebenarnya tidak pernah sepi. meski pada saat low season. Namun pada high season, Bali akan benar-benar penuh sesak.

 

Silahkan kunjungi juga paket tour kami di Bali Tour Packages seperti bali nature and culture, cycling ubud trail, dan kintamani volcano tour.

 

Ketika musim tidak padat kunjungan saya makin suka berlibur kesana. Kenyamanan suasana akan terasa. Tentunya kalau menemui hotel yang bagus dan murah akan lebih mudah, dan juga lalu lintas tidak akan begitu macet, dan pastinya lebih hemat.

 

Usahakan liburan anda kesana pada saat musim kemarau, agar anda tidak terganggu ketika berlibur disana. Karena memang sebagian besar destinasi wisata di Bali ada di alam terbuka. Saat hujan, tentu akan merepotkan diri sendiri.

 

Berkunjung ketika low season juga lebih menguntungkan, karena selalu ada promo, baik bagi tiket pesawat ataupun hotel. Misalnya pada akhir Oktober 2015 lalu saya mendapati paket promo tiket pesawat yang ditambah dengan hotel. menginap 4 malam pada hotel bintang 3 di kuta tiket penerbangan Solo-Denpasar pp hanya 800 ribu rupiah satu orangnya. Saya cuma membayar 2.4 juta rupiah bertiga bersama istri dan anak saya.

 

Simak Pula: Sihir Wisata Bali, Romantisme dan juga Pantai Kuta

 

Ketika musim padat tiba situasinya pun akan berbanding terbalik. Harga tiket pesawat, hotel juga sewa mobil akan membludak drastis. Kenaikannya hingga antara 25% hingga 50%. Kemacetan di bali pun sangat terasa. Dan menyebabkan waktu di jalan terbuang sia-sia.

 

Pada saat musim liburan sekolah biasanya kunjungan wisata di Bali sangatlah ramai, libur sekolah biasanya berlangsung dalam rentang waktu bulan Juni sampai Juli, tidak hanya pada saat libur sekolah, pada saat idul fitri, bulan agustus dimana warga negara asing mulai berlibur dan di bulan Desember hingga awal Januari dimana ada momen pergantian tahun juga tidak kalah ramainya wisata di Bali.

2. Telah di Bali namun tidak tahu mau menginap dimana ?

 

Banyak sekali pilihan hotel untuk bermalam di Bali. Sesuai selera, tujuan, dan tebalnya biaya masing-masing. Kuta, Seminya dan Ubud adalah lokasi tempat penginapan yang paling terkenal di dalam negri maupun mancanegara.

 

Kuta, Seminyak serta Sanur berlokasi di pesisir pantai sehingga menjadikan Kuta sebagai tempat penginapan yang paling difaforitkan orang lokal maupun turis mancanegara. Seminyak lebih disukai wisatawan manca negara. Kabarnya karena banyak terdapat tempat hangout pada malam hari. Serta Sanur tampak lebih istimewa. Untuk biaya kamar hotelnya pun menjadi lebih tinggi dibandingkan tempat lainnya seperti Kuta. Sebaliknya Ubud berada di wilayah pedalaman. Lebih kental akan nuansa seni dan budaya Bali.

 

Atmosfir Wisata Bali

 

Atmosfir wisata di Bali memang terasa amat kuat mencengkeram siapa saja yang berkunjung ke sana, membuat ketagihan. Berkeinginan datang dan datang lagi di kesempatan mendatang.

 

Pusat-pusat destinasi wisata di Bali juga tak pernah mengenal kata sepi oleh kunjungan wisatawan, baik domestik maupun manca negara. Meskipun begitu Bali juga tahu kata sepi tatkala umat Hindu di Bali memperingati hari raya nyepi atau Tahun Baru Caka.

 

Dengan memakai agen perjalanan atau agent yang pastinya ada di Bali adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan ketika anda belum pernah sama sekali berlibur di Bali. Semua sesuatu yang anda butuhkan nanti akan mereka siapkan seperti tiket perjalanan, tempat penginapan, transportasi dan berkunjung ke obyek wisata yang anda inginkan.

 

Tetapi sesungguhnya tanpa travel agent-pun tak masalah. Tidak sulit merencanakan sendiri perjalanan ke Bali. Agenda hal apa saja yang akan dilakukan disana disesuaikan dengan selera masing – masing dan juga biaya yang dikeluarkan pun tidak akan membuat kantong anda kosong atau dengan kata lain sangat hemat untuk buayanya.